Advertisement

6 Juni 2020

SHOF HARAMAIN

 
 

Di gambar ini, tampak shof salat jamaah diatur mengikuti protokol kesehatan, berjarak sekitar 1 meter. Luar biasa!

Ini Haramain, Gaes, Masjid al-Haram Mekah dan Masjid Nabawi Madinah. Dua masjid paling mulia di muka bumi, dua masjid yg dijamin Nabi aman dari fitnah Dajjal di akhir zaman, dan bahkan di Masjid Nabawi, bersemayam jasad manusia paling mulia, Baginda Rasulullah saw. Meski begitu, dua masjid tsb tetap taat protokol kesehatan.

Tidak ada yg ribut²: ini salatnya sah apa nggak? Ini bid'ah akhir zaman! Ini ulah rezim! Kalau shafnya nggak rapat, bisa² disisipi setan? Hadeeh... ya baguslah kalo setan ikut jamaah, hehehe...

Mengikuti protokol kesehatan itu IKHTIYAR, usaha. Setelah ikhtiyar, TAWAKKAL. "Ikatlah untamu, lalu tawakkallah", inilah tuntunan Nabi. Ikhtiyar itu bagian dari ibadah, berpahala, dan bukti iman. Jadi, jangan gagal paham.

Ikut protokol kesehatan bukan berarti takut berlebihan, tapi itu bentuk disiplin, Son. Sebab, hanya orang berilmu yg punya rasa "khawatir" sehingga dia disiplin dg ilmunya. Inilah ulama itu. Orang alim tidak takut babi, tapi khawatir melanggar larangan Allah, khawatir kena najis mughalladzah, dls. Begitulah sikap orang alim, tetap disiplin terhadap protokol kesehatan di waktu abnormal atau new normal.

Oiya, perlu dipahami, bukan berarti kalau sudah ikhtiyar dan disiplin, lalu bebas 100% dari ancaman virus. Tidak! Bisa kena, bisa juga tidak. Nah, hasil inilah yg kita serahkan kpd Allah sbg bukti iman terhdp Qada & QadarNya. Tentu, keputusanNya adalah yg terbaik.

Ada teman nyeletuk, "Berdasarkan fakta di foto ini, apa berarti orang Arab Saudi yg banyak Wahabinya justru lebih disiplin?".

Entahlah, mungkin itu bedanya Arab ORI dan Arab KW, hehee...

Salam, New Normal
Semoga wabah ini segera berlalu.

24 Mei 2020

Kopi Jahe Nusantara

 
KOPI JAHE NUsantara merupakan produk asli warga NU yang dipersembahkan untuk umat dan Indonesia. Dengan Ramuan Asli Madura, Kopi Jahe Nusantara hadir untuk menambah selera para penikmat kopi se-nusantara. Rasa kopinya begitu kental dengan aroma khas Indonesia. Jahenya begitu terasa hangat, menambah daya tahan tubuh dan imunitas. Sungguh perpaduan yang pas, terutama di musim pandemi saat ini.


NU Care Lazisnu Kedungkandang Malang mensupport hasil produksi warga NU agar memberi kontribusi besar terhadap perekonomian warga NU, membuka lapangan kerja, menambah daya saing yang kompetitif agar menghasilkan produk-produk yang berkualitas, halal dan sehat.
Sebagian dari penghasilan produksi Kopi Jahe NUsantara ini, diinfaqkan untuk perjuangan NU melalui NU Care Lazisnu Kedungkandang Malang.
Anda minat? Langsung saja menghubungi produsen Kopi Jahe NUsantara.

  • Ustadz Abdul Azis - As-Salam Kotalama
  • Contact Person (WA) 081 75 4040 92
  • Kopi Jahe NUsantara 250 gram : Rp 30.000
  • Kopi Jahe NUsantara 100 gram : Rp 15.000