Iklan

4 Februari 2021

Kiai Khalil, Nabi Khidir, Mbah Hasyim

 

 


Kisah kedua tentang Taat kepada Guru.
Dulu, Kiai Khalil Bangkalan, seorang paling alim di zamannya, hampir tiap hari, tamu-tamu berdatangan ke ndalemnya.
Suatu malam turun hujan lebat. Tampak ada orang tua lumpuh yg sedang menuju rumah Kiai Khalil. Orang tua itu berusaha merangkak agar sampai ke tujuan.
Melihat hal itu, Kiai Khalil berkata kepada para santrinya. "Siapa di antara kalian yg mau menggendong orang tua itu ke sini".
Seorang santri menjawab, "Saya, Kiai".
"Baik, silahkan", kata Kiai Khalil.
Santri itu lalu menggendong pria tua renta dan membawanya ke hadapan Kiai Khalil.
Lantas, Kiai Khalil bercakap-cakap dengan pria tua yg misterius itu. Setelah selesai, Kiai Khalil berkata lagi kepada para santrinya.
"Siapa yg mau mengantar orang ini ke rumahnya?", tanya Kiai Khalil
Ternyata, santri yang tadi menggendong orang tua itu yang menjawab, "Saya, Kiai".
Lalu, santri itu menggendong lelaki tua itu hingga keduanya pergi.
Setelah itu, Kiai Khalil berkata, "Saksikanlah, bahwa santri itu telah mengambil semua ilmuku".
Ternyata, lelaki tua itu adalah Nabi Khadir as. Sedangkan santri yang rela menggendongnya adalah Hadratus Syekh KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Tidak ada komentar:
Tulis komentar