Advertisement

23 Mei 2017

Tugas Akhir MK Riset


Tugas Akhir Mata Kuliah Metodologi Penelitian

Buatlah Proposal Penelitian, boleh dengan pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, atau Research and Development (R&D). Namun, dianjurkan Kuantitatif atau R&D.

Contoh Penelitian Kuantitatif

Judul:
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF “ARABIC-FLASH” TERHADAP HASIL BELAJAR

BAB I : PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Dalam latar belakang, peneliti melakukan “Identifikasi Masalah” terhadap obyek yang akan diteliti. (hal. 387)
§  Apa masalah yang Anda temukan sehingga perlu penelitian eksperimen?
§  Apa potensi yang Anda lihat/temukan di lapangan sehingga perlu ujicoba?
Peneliti melihat hasil belajar siswa kurang. Perlu media bantu supaya meningkat. Peneliti mencoba pakai Arabic-Flash.

B.     Rumusan Masalah

§  Bagaimana pengaruh penggunaan media interaktif “Arabic Flash” terhadap hasil belajar siswa?

C.      Tujuan Penelitian

§  Mengetahui berapa besar pengaruh penggunaan media interaktif “Arabic Flash” terhadap hasil belajar siswa

D.     Kegunaan Penelitian

1.    Kegunaan Teoritis
Penelitian ini memberi wawasan tentang urgensi penggunaan media berbasis flash bagi pembelajaran bahasa Arab.
2.    Kegunaan Praktis
a.       Bagi Peneliti
b.      Bagi Lembaga
c.       Bagi Pembaca/Peneliti

E.      Batasan Masalah

§  Penelitian ini terbatas pada penggunaan media interaktif bernama “Arabic Flash”
§  Penelitian ini dilaksanakan hanya pada siswa kelas X MAN I Malang
§  Penelitian ini membahas tentang hasil belajar siswa untuk materi mufradat pada tema 1 di buku Bahasa Arab

F.      Definisi Operasional

§  Media Interaktif adalah …..
§  Arabic Flash adalah …..
§  Hasil Belajar adalah laporan evaluasi hasil belajar siswa

G.     Hipotesis

§  H0 : Tidak ada pengaruh …….
§  H1 : Ada pengaruh positif dan signifikan penggunaan media …. terhadap …..

BAB II : KAJIAN TEORI

A.     MEDIA INTERAKTIF

a.    Definisi Media Interaktif
b.    Macam-macam Media Interaktif
c.     Manfaat Media Interaktif dalam Pendidikan
d.    Hubungan Media dan Pembelajaran Bahasa Arab

B.     HASIL BELAJAR

a.    Definisi Hasil Belajar
b.    Macam-macam evaluasi hasil belajar
c.     Manfaat tes hasil belajar

BAB III : PROSEDUR PENELITIAN

A.     Metode Penelitian

a.    Pendekatan: Kuantitatif, yaitu: ….
b.    Jenis Penelitian:
-          Tingkat Penelitian (Alamiah) : Eksperimen, yaitu
-          Tempat Penelitian: Lapangan
-          Level Penelitian: Applied Research
c.     Tujuan Penelitian
-          Tujuan Utama: Verifikatif
-          Tujuan lain: Deskriptif

B.     Populasi dan Sampel

a.  Populasi
                                     -             Jelaskan jumlah populasi?
b.  Sampel
-          Jelaskan jenis sampel yg Anda gunakan?
-          Jumlah sampel dan rumus yang ada pakai dalam menentukan sampel?

C.      Instrumen Penelitian

a.    Tes / non-tes yaitu……
b.    Skala Pengukuran
c.     Pengujian Validitas dan Reliabilitas Instrumen (abaikan)

D.     Tehnik Pengumpulan Data

a.    Pretest dan Postes
b.    Non-Tes (Interview, Kuesioner, Observasi)
c.     Pelaksanaan Tes?

E.      Tehnik Analisis Data

a.    Statistik Deskriptif & Inferensial ?
b.    Menggunakan SPSS 16 dan Tabel T-Tes
c.     Uji Beda dengan T-Tes

BAB IV : PENUTUP

A.     Kesimpulan

Jawaban atas rumusan masalah
Keputusan tentang pengujian hipotesis

B.     Saran


Referensi

Biodata Peneliti

PAPARAN DATA SPSS

§  Buat contoh hasil pre-tes dan pos-tes
§  Hitung dengan SPPS (Analysis Descriptif & Paired)
§  Jelaskan hasil SPSS

Outline Penelitian R&D
Judul:
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO-VISUAL UNTUK BUKU AJAR
 “AL-‘ARABIYYAH LII AL-NASYIIN”


BAB I : PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Dalam latar belakang, peneliti melakukan “Identifikasi Masalah” terhadap obyek yang akan diteliti. (hal. 387)
§  Apa masalah yang Anda temukan sehingga perlu penelitian R&D / pengembangan produk?
§  Apa potensi yang Anda lihat/temukan di lapangan sehingga perlu R&D?
§  Apa hasil “Need Analysis” (تحليل الحاجات) yang melatarbelakangi Anda untuk mengembangkan pengembangan produk?

B.     Rumusan Masalah

§  Bagaimana desain/Spesifikasi (تصميم / مواصفات) Media Audio-Visual untuk Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin”?
§  Bagaimana pengembangan Media Audio-Visual untuk Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin”?
§  Sejauh mana efektifitas Media Audio-Visual untuk Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin” dalam meningkatkan hasil belajar?

C.      Tujuan Penelitian

§  Mengetahui desain / spesifikasi produk Media Audio-Visual untuk Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin” yang akan dikembangkan
§  Mengetahui proses pengembangan Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin”
§  Bagaimana efektifitas Media Audio-Visual untuk Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin” dalam meningkatkan hasil belajar

D.     Kegunaan Penelitian

1.  Kegunaan Teoritis
Melengkapi media bagi Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin”
2.  Kegunaan Praktis
a.       Bagi peneliti
b.      Bagi sekolah
c.       Bagi lembaga lain

E.      Batasan Masalah

§  Penelitian ini terbatas pada media audio-visual untuk melengkapi Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin”
§  Penelitian ini dilaksanakan hanya pada siswa kelas X MAN I Malang

F.      Definisi Operasional

§  Media Audio-Vidual adalah …..
§  Buku Ajar “Al-Arabiyyah lii al-Nasyiin” adalah …..
§  Hasil Belajar adalah laporan evaluasi hasil belajar siswa

G.     Hipotesis

§  H0 : Tidak ada pengaruh …….
§  H1 : Ada pengaruh positif dan signifikan media audio-visual …. terhadap …..

BAB II : KAJIAN TEORI

A.     MEDIA AUDIO-VISUAL

a.    Definisi Media Audio-Visual
b.    Macam-macam Media Audio-Visual
c.     Manfaat Media Audio-Visual dalam Pendidikan Bahasa Arab
d.     

B.     BUKU AJAR

a.  Pengertian Buku Ajar
b.  Tujuan dan Manfaat Buku Ajar
c.   Sistematika Buku Ajar
d.  Pengertian Kitab Al-Arabiyah Lii al-Nasyiin
e.   

C.      HASIL BELAJAR

a.       Definisi Hasil Belajar
b.  Macam-macam evaluasi hasil belajar
c.   Manfaat tes hasil belajar
d.   

BAB III : PROSEDUR PENELITIAN

A.     Metode Penelitian

a.    Pendekatan: Kuantitatif-Kualitatif
b.    Jenis Penelitian:
-          Level Penelitian: Research and Development
-          Model R&D : Borg and Gall / 4-D / ADDIE
-          Tempat penelitian: Lapangan

c.     Tujuan Penelitian
-          Tujuan Utama: Verifikatif
-          Tujuan lain: Deskriptif

B.     Populasi dan Sampel

a.  Populasi
                                     -             Jelaskan jumlah populasi?
b.  Sampel
-          Jelaskan jenis sampel yg Anda gunakan?
-          Jumlah sampel dan rumus yang ada pakai dalam menentukan sampel?

C.      Instrumen Penelitian

a.       Tes / non-tes yaitu……
b.    Skala Pengukuran
c.     Pengujian Validitas dan Reliabilitas Instrumen (abaikan)

D.     Tehnik Pengumpulan Data

a.  Pretest dan Postes
b.  Non-Tes (Interview, Kuesioner, Observasi)
c.   Pelaksanaan Tes?

E.      Tehnik Analisis Data

a.       Statistik Deskriptif, yaitu….
b.    Menggunakan SPSS 16 dan Tabel T-Tes
c.     Uji Beda dengan T-Tes

BAB IV : PENUTUP

A.     Kesimpulan

Jawaban atas rumusan masalah
Keputusan tentang pengujian hipotesis

B.     Saran


Referensi
Biodata Peneliti

PAPARAN DATA SPSS

§  Buat contoh hasil pre-tes dan pos-tes
§  Hitung dengan SPPS (Analysis Descriptif & Paired)
§  Jelaskan hasil SPSS

Contoh Tugas diatas, dapat didownload DISINI

25 April 2017

Ilusi Negeri Khilafah

 
Perlu diketahui, bahwa di dalam al-Quran maupun hadis, tidak ditemukan juklak, aturan atau prosedur lengkap dan jelas tentang "negara islam", "negara khilafah", "negeri syariah atau syar'i", apalagi "negeri ilahi". Bahkan, saat ini negara-negara yang disebut negara islam di timur tengah, dasar negara maupun konsep pemerintahannya tidak sama. Artinya, tidak ada "model negara islam" yang terstandar sesuai ilusi HTI yang ngotot mendirikan negara khilafah dan menolak Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Semua dasar negara dan bentuk pemerintahan adalah hasil pikiran manusia. Apalagi sistem pemilu, kampanye, aturan debat, atribut partai, yel-yel politik, itu semua kreasi manusia. Karenanya, proyek "khilafah" yang diiklankan HTI adalah "dagangan" alias "merek" untuk membungkus agenda utama mereka, yakni menggulingkan pemerintahan dan memecah-belah NKRI tercinta ini.

Umat Islam, sebagaimana pemeluk agama-agama lain di Indonesia yang telah mengakui Pancasila, semestinya menempatkan ajaran agama sebagai spirit untuk bersama-sama memajukan negeri ini. Inilah nasionalisme alias cinta dan bela negara. Bukan malah merusak bangsa ini dengan berlindung dibalik baju "agama", apalagi menganggap pemerintahan ini "thaghut, sesat, setan, dls" sehingga perlu dibubarkan. Bubar Ndasmu, hehehe....

Ajaran agama Islam memberi ruang seluas-luasnya bagi komunitas manusia untuk berserikat dan bersepakat menyusun konsep negara. Yang penting, adil, merata, manusiawi dan sejahtera untuk semua. Oleh karenanya, para pendiri NKRI ini sejak dulu sudah sepakat (mitsaqan ghalidhan) untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara untuk Indonesia yang plural, multi budaya, suku, ras dan agama.

Trus, kalau mau mendirikan khilafah, siapa dong "khalifah"nya? Ini harus jelas dulu. Kalau masih buram alias remeng-remeng, itu namanya sih ilusi. Mau tidak mau, setuju tidak setuju, saat ini "khalifah" Indonesia ya Pakde Jokowi, negaranya NKRI, dasarnya Pancasila. Ini bukan bumi datar.


Jadi, jangan mau dibohongi pakai khilafah.... hehehe.