11 September 2015

E-Learning dalam PBA

 

Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi (Tinio, tt: 4).
Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet, sering disebut sebagai online learning.  Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper Seamolec, yakni e-learning  adalah pembelajaran melalui jasa elektronik (Seamolec, 2003:1).

Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi. Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning

Pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah web-site yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh nara sumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan, dapat pula disediakan mailing-list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi.

Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet (Hari Wibawanto, 2006). Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan mahasiswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh email, kanal chatting, atau melalui video conference.

E-Learning, menurut Darin E. Hartley (2001) merupakan jenis belajar- mengajar yang memungkinkan tersampainya bahan ajar ke mahasiswa dengan menggunakan media internet. E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer dan sebagainya (Dublin L., 2003). Jadi, sebuah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebut dengan e-Learning.

Produk teknologi informasi dan komunikasi yang telah merambah dunia pendidikan berhasil mengubah model pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran e-learning atau e-edukatif, termasuk juga dalam pendidikan bahasa Arab. E-Learning dipandang sebagai bagian terpenting dalam upaya meningkat proses belajar mengajar (Suteja, 2008).
Menurut A.W. Bates (1995), manfaat pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik yaitu:
  1.  Enhance Interactivity, meningkatkan kadar interaksi pembelajaran,
  2. Time and Place Flexibility, memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja,
  3. Potential to Reach a Global Audience, menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas,
  4. Easy Updating of Content as Well as Archivable Capabilities, mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran.

Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara, merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal-balik yang seketika. Siaran bersifat searah, dari nara sumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar.

Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih-lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan berdasar teknologi Internet, memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi puncak seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.

Dalam proses pendidikan bahasa Arab, keempat fungsi media di atas sangat diperlukan untuk mengangkat citra bahasa Arab telah dikesankan minim dan berada di kelas bawah, sekaligus untuk memperkaya produk teknologi atau software edukatif bahasa Arab. Karena itu, model pendidikan berbasis Arabic E-Learning menjadi solusi pengembangan bahasa yang dimulai dari pengembangan aspek media ajar. Solusi ini untuk menjawab rendahnya minat pelajar terhadap bidang studi bahasa Arab, sekaligus untuk mengantipasi perubahan dari model pembelajaran konvensional ke model e-learning.

48 komentar:
Tulis komentar
  1. super sekali ustadz. Makasih atas ilmunya

    BalasHapus
  2. حمد لله.. نستفد كثيرا منها يا استاذ الكرام 😀

    BalasHapus
  3. Maksut dari intranet sama ekstranet madza ustadz???

    BalasHapus
  4. Maksut dari intranet sama ekstranet madza ustadz???

    BalasHapus
  5. Maksut dari intranet sama ekstranet madza ustadz???

    BalasHapus
  6. Internet: jangkauan lebih luas & jauh, menghbgkan bbrp komputer/gadget, nirkabel, biasa difasilitasi Provider spt BTS Telkom.
    Intranet: jangkauan terbatas, dekar, biasanya dg kabel meski skrg sdh ada yg pake hotspot, biasanya dihuhungkan dg alat pembagi koneksi spt mikrotik yg ada di warnet, kantor, dll.

    BalasHapus
  7. ustadz afwan ,, coba bantu jwb pertaxa'anx silvi,,. mohon di koreksi
    Internet (Interconected Network) merupakansekumpulan komputer yang saling berhubungan satu sama lain membentuk suatu jaringan yang menjangkau seluruh dunia yang saling berinteraksi dan bertukar informasi.

    Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet.
    Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.

    jd dpt diambil kesimpulan

    intranet adlah jaringan yg bersifat lokal dalam 1 perusaha'an sedan ekstranet bisa d akses d luar perusahaan, Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.
    kalau internet itu mendunia ,, smw orang bisa mengaksesny

    BalasHapus
  8. aduh keduluan ustadz, jawabny afwan ustadz :'(

    BalasHapus
  9. internet aja masih banyak yang gaptek,, ada lagy ekstranet?? model yang macam mana lagy ustadz???

    BalasHapus
  10. learning management system itu siapa yang membuat ustadz? lalu apa yang melatarbelakangi beliau untuk membuat LMS?

    BalasHapus
  11. Ustadz ....apakah e learning itu merupakan sebuah pengembangan media ataukah hanya sebatas inovasi untuk mengatasi keterbatasan waktu karena tidak adanya kesempatan bertemu ustadz??

    BalasHapus
  12. Ustadz ....apakah e learning itu merupakan sebuah pengembangan media ataukah hanya sebatas inovasi untuk mengatasi keterbatasan waktu karena tidak adanya kesempatan bertemu ustadz??

    BalasHapus
  13. jika model pendidikan berbasis Arabic E-Learning menjadi solusi pengembangan bahasa yang dimulai dari pengembangan aspek media ajar dan merupakan Solusi untuk menjawab rendahnya minat pelajar terhadap bidang studi bahasa Arab, sekaligus untuk mengantipasi perubahan dari model pembelajaran konvensional ke model e-learning, maka di manapun dan kapan pun waktunya dibutuhkan jaringan internet yang cepat, tetapi kenyataannya, di kampus kita saja, tak semua tempat dapat menjangkaunya, kalau pun bisa, kadang pun lemot.

    BalasHapus
  14. syukron atas materinya ustadz
    afwan saya ingin bertanya ustadz... apakah pembelajaran berbasis e-learning bisa meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran bahasa Arab?

    BalasHapus
  15. عسى الله أن ينفع بهذه العلوم
    Rofiqoh Laila Hanum_13150021_A

    BalasHapus
  16. e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya pelajaran ke siswa dengan menggunakan media Internet. jadi dengan mengakses website E-Learning ini diharapkan mendapatkan kemudahan dalam mempelajari bahasa Arab sesuai dengan kemampuannya sendiri, selain itu juga smoga kategori ini mempermudah pencarian materi yang disediakan di dalam E-Learning ini. syukron ustad.. :)

    BalasHapus
  17. Assalamu'alaikum..
    sebelumnya terimakasih atas materinya ustd.
    afwan, saya mau bertanya..
    diatas kan sudah dijelaskan tentang manfaat pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik. disini saya mau bertanya apakah ada manfaat dari pembelajaran e-learning bagi pihak terkait, seperti guru, siswa, dan sekolah?
    jika ada tolong jelaskan lebih rinci...
    syukron... :)

    (Shofiatul Munawwaroh / 13150148 / Kelas: D)

    BalasHapus
  18. Muhamad Obik Kurtubi 13150017 Kelas C
    Dengan adanya e-learning pembelajaran akan terasa menarik dan juga mudah diserap oleh para peserta didik, insya Allah.
    Mari kita tingakatkan inovasi2 pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan E-learning.

    BalasHapus
  19. Muhamad Obik Kurtubi 13150017 Kelas C
    Dengan adanya e-learning pembelajaran akan terasa menarik dan juga mudah diserap oleh para peserta didik, insya Allah.
    Mari kita tingakatkan inovasi2 pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan E-learning.

    BalasHapus
  20. Salam.. Nurcholis Panji Bayu Astra 13150034 Kelas A E-Learning hadir pakk :D

    BalasHapus
  21. Sheila Nashiba ( PBA C 13150103)
    e-learning dapat membantu kita untuk mengajarkan berbagai ilmu kepada peserta didik dengan cara yang lebih menyenangan,
    syukran Ustadz.. :)

    BalasHapus
  22. E-learning dalam PBA ini memang sangat membantu dalam proses belajar mengajar apalai di Univ. UIN ini, tapi terkadang saya merasa sangat tidak intensif karena jaringan internet/ wifi di uin yang kurang memadai jadi sering sekali wifi mat. lemottttt dlll deh.... jadi sukit
    Syukron ust....

    Arina Manansikana PBA C 13150098

    BalasHapus
  23. Sitta Fauziah N.R._13150018_PBA A

    BalasHapus
  24. Firda wahyu lia 13150010 pba a
    sukron ustadz :)

    BalasHapus
  25. 13150089- Qurrota A'yuni Mujayadah

    BalasHapus
  26. sukron ustad ilmunya
    moga manfaat dunia akhirat amin
    NURENI SEPTINA SARI (13150144) Kels A

    BalasHapus
  27. Syukron ustadz. Semoga bermanfaat
    Ayu maimunah 13150035

    BalasHapus
  28. ustad, seperti yang telah disampaikan di atas bahwa salah satu media pembelajaran elektronik yaitu siaran radio dan televisi pendidikan. namun disna juga disebutkan kelemahannya yaitu terjadinya komunikasi se arah dan tidak ada interaksi timbal balik.
    lantas apa kedua media tersebut masih tergolong efektif atau tidak?
    Syukron Ustadz
    Nafisatul Fuadah 13150121

    BalasHapus
  29. syukron ustd
    M ali fikri 13150032

    BalasHapus
  30. syukron ustad..
    Faizah 13150013

    BalasHapus
  31. Hadiroh Ustadz Syukron Katsiron
    ADNIN ANNURINDA
    13150022

    BalasHapus
  32. Hadiroh Ustadz Syukron Katsiron
    ADNIN ANNURINDA
    13150022

    BalasHapus
  33. Syukron atas materinya ustadz..
    Khalishatul Hasanah 13150106

    BalasHapus
  34. Hadiroh Ustadz Syukron Katsiron
    ADNIN ANNURINDA
    13150022
    PBA A

    BalasHapus
  35. sukron ustad ilmunya
    moga manfaat dunia akhirat amin

    rio satrio wibowo 13150132

    BalasHapus
  36. kalo menurut saya,, e-learning pembelajaran bahasa arab itu termasuk ke program inovasi pembelajaran bahasa arab yang dilatar belakangi teknologi yang sedang berkembang saat ini, karena saat ini teknologi mutakhir bisa lebih terjangkau dengan koneksi internet... saya yakin dengan kemajuan teknologi selanjutnya perkembangan e-learning ini mungkin akan ada banyak inovasi lagi...

    Rosyidah Nurkaromah (13150156) kelas C

    BalasHapus
  37. sukron ustad materinya

    lulu' fatchiyah 13150115 (C)

    BalasHapus
  38. syukron ustadz
    Romdliyatus Sa'adah 13150118 PBA C

    BalasHapus
  39. Syukron ustadz,
    Nafisatul Fuadah C 13150121

    BalasHapus
  40. Khurin Naili Izzah (13150128)

    BalasHapus
  41. Fina Zakiyyah (13150046) PBA A

    BalasHapus
  42. sangat bermanfaat, syukron :) Siti Shafiyah 13150110

    BalasHapus
  43. bisa dibuat riset ini Ustadz.. masih jarang sepertinya,

    BalasHapus