26 Februari 2022

Smart Adzan

 

Salah satu bahasan Isra’ Mi’raj adalah kecepatan (speed). Saat ini, kecepatan identik dg sains dan teknologi. Kemarin, 3G sudah cepat, kini 4G bahkan sudah 5G. Ketika disebut Masjid Al-Aqsha (terjauh), 14 abad yg lalu memang itu masjid terjauh dari al-Haram dari arah Syam. Artinya, Isra’ adalah perjalanan dari masjid ke masjid terjauh dalam waktu super cepat, ketika itu.

Semua tahu, negara-negara barat, sudah berlomba ke space terjauh, mulai Amerika yang astronotnya mendarat di Bulan dan bahkan sudah berencana bikin rekreasi dan perumahan di Mars. Wow! Ada lagi Cina yg pernah bikin matahari buatan. Kini juga dikembangkan smart home dgn teknologi AI dan IoT yg mana sebuah rumah bisa ke maqam “manunggaling kawulo griyo”. 😊 Cukup pakai suara, segera piranti dalam rumah, langsung melayani shohibul bait.
Begitu cepat produk sains dan teknologi. Eh, di sini masih ribut TOA. 😃😃 Saya membayangkan, smart mosque masa depan. Sang muadzzin cukup adzan di dekat mihrab, suaranya sudah terkirim ke rumah-rumah disekitarnya, tanpa TOA lagi. Sebab, di tiap rumah sudah ada smart speaker yg menerima sinyal dan langsung adzan. Bahkan, mungkin juga tanpa seorang muadzin. Sebab, teknologi IA di smart home sudah disesuaikan dgn waktu dan cuaca.
Ketika teknologi smart adzan itu sudah otomatis terdengar di setiap smart home, maka tidak perlu lagi TOA. Yang diperlukan adalah menjawab adzan, tentunya dengan shalat juga. Bukan hanya jadi pembela TOA, tapi yang adzan tetap itu-itu aja dan jamaah di shaf shalat tetap tidak bertambah.
Selamat ber-isra mi’raj
Video: ilustrasi smart home masa depan.



1 komentar:
Tulis komentar
  1. Sebenarnya sudah ada pak, Artificial Intelligence adzan otomatis di aplikasi smartphone. Teman saya banyak yang instal, tapi ketika bunyi bukanya ke masjid malah dimatikan (katanya menganggu orang lain). Bisa jadi teknologi cerdas, tapi teknologi tidak punya etika ... hehe.

    BalasHapus